teks1

Menuju Paser Yang Lebik Baik “Menuju Paser Yo lebeh buen
IBU KOTA KABUPATEN PASER - TANA PASER

Jadwal Sholat Untuk Kota Tanah Grogot dan sekitarnya

PENGUMUMAN

Kepada Yth :

Seluruh Para Alumnus SMEA/SMK PGRI 2 Tanah Grogot

di-

Mana saja berada

Salam persahabatan,

Sehubungan dengan akan dilaksanakan pertemuan / Reuni Akbar dari semua angkatan, maka kami dari Panitia Reuni Akbar mengundang dan mengharapkan para Alumnus/Alumni SMEA/SMK PGRI 2 Tanah Grogot dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Adapun pelaksanaannya dilaksanakan pada hari Minggu Tanggal 9 Maret 2014 di Gedung Awa Mangkuruku Tana Paser mulai pukul 08.30 wite sampai dengan selesai, Panitia juga akan menyiapkan berbagai door price menarik untuk peserta Reuni.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan demi terlaksananya kegiatan Reuni Akbar tersebut, kiranya partisipasi anda kami tunggu, terima kasih

Hormat kami

Panitia Reuni Akbar

SMEA/SMK PGRI 2 Tanah Grogot

SAPARUDDIN,S.Pd

Ketua

Contac Person :

1. Nurhadijah ( 08125559406)

2. Haris ( 081350500116 )

3. Sutrisno ( 085246666910 )

Sabtu, 02 Maret 2013

JUMLAH GURU HONORER DAN KONTRAK TERLALU JUMBO

Drs. H. Shafrudin, M.Ap ( Kepala Disdikbud Paser )


TANA PASER - Dinas Pendidikan Paser akan segera melakukan penertiban keberadaan guru kontrak dan honorer di lingkungan sekolah. Hal ini karena telah terjadi kelebihan guru honorer dan kontrak yang jumlahnya mencapai 1.200-an orang.

Hal ini dibeberkan Kadisdik Paser H Shafruddin Ismail kepada media ini kemarin. Dikatakan Shafruddin, jika memiliki keberadaan guru sesuai dengan kapasitasnya dan keilmuan mengajar, di Kabupaten Paser masih kekurangan sekitar 800-an guru.

Namun, jika melihat jumlah guru kontrak (diangkat Dinas) dan juga guru honorer yang diangkat oleh Kepala Sekolah, jumlahnya sudah mencapai 2000-an. Sehingga melebihi kebutuhan. “Kami akan mulai melakukan penertiban pada tahun ini. Kita akan melakukan penertiban untuk guru kontrak dan honorer,” kata Shafruddin.

Dibeberkannya, selama ini yang terjadi banyak sekolah-sekolah yang memiliki guru melebihi dari yang dibutuhkan. Sehingga membebani sekolah karena biaya gajinya diambil dari dana BOS maupun dari Bosda.

Sebagai salah satu langkahnya, Disdik berencana akan memutus status kontrak guru hingga Mei 2013 mendatang. Hal ini untuk melakukan penertiban agar nanti yang kembali direkrut sudah memiliki NUPTK, berlatar belakang pendidikan, dan mengajar sesuai dengan kompetensi keilmuannya.
“Tidak ada lagi pembukaan rekruitmen guru dari guru honorer dan kontrak. Guru yang dilanjutkan kontraknya harus memiliki kualifikasi S-1,  minimal D-4 yang memiliki NUPTK,” jelas Shafruddin.

Sumber : Kaltimpost

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berilah yang bermanfaat bagi Website ini !

Page Rank

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service